Minggu, 13 Juli 2014

Sesungguhnya cobaan hidup itu adalah jalan menuju kita sukses dan ke surga, namun terkadang cobaan itu justru membuat kita terjerumus dalam jurang kehancuran bahkan api neraka. Na'udzubillahimindzalik.
Cobaan itu seharusnya kita manfaatkan untuk menjadikan kita manusia yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Yang dulunya kita bersifat pemarah tempramen kasar kini berubah menjadi sosok yang lebih sabar dan lemah lembut.Hendaknya kita sebagai umat muslim yang bertaqwa dan beriman, jika menemui kesusahan atau cobaan hidup kita harus lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.Meskipun terkadang justru manusia menggadapi segala cobaan hidup justru sebaliknya serta berfikir bahwa Sang Pencipta tidak sayang dengan kita dan prasangka-prasangka buruk terhadap Sang Pencipta. Kita sebagai umat muslim hendaknya selalu yakin bahwa Allah selalu mempunyai rahasia besar dibalik kesusahan yang kita alami dan seseungguhnya Allahlah yang mampu membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah, seperti dalam hadist riwayat Hamisy Ahmad yang berbunyi:
"Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah, dan Engkau jadikan kesulitan menjadi kemudahan, jika Engkau kehendaki"

Senin, 03 Maret 2014

                                                   PROGRAM STUDI PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
 
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

VISI:

Pada tahun 2005 terwujudlah program studi PLS yang unggul ditingkat nasional dalam menghasilkan lulusan Program Studi S1 Pendidikan Luar Sekolah yang mampu membelajarkan diri, memberdayakan masyarakat, dan berwirausaha sosial berdasarkan nilai-nilai ketakwaan, kemandirian, kecendekiaan, dan berwawasan kebangsaan.

MISI:

  1. Mengembangkan dan menjabarkan paradigma pendidikan nasional abad XXI dan terapannya bagi Pendidikan Luar Sekolah.
  2. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan akademik berbasis penelitian dalam bidang pendidikan luar sekolah.
  3. Melakukan penelitian pendidikan berorientasi penguatan konsep dan perbaikan praktik pendidikan: serta mendiseminasi dan mempublikasikannya di tingkat lokal, nasional, dan internasional.
  4. Melaksanakan pelayanan profesi berbasis penelitian ke masyarakat dan berbagai pihak yang membutuhkannya secara berkelanjutan.
  5. Membina program kemahasiswaan yang kondusif untuk pelaksanaan pendidikan akademik dan profesional
  6. Memperkuat kapasitas dan kelembagaan program studi agar dapat menjalankan misi-misi kelembagaan tridharma perguruan tinggi secara terpadu.
TUJUAN 
  1. Mengembangkan paradigma pendidikan populis rekronstruktif dan menerapkannya secara konsisten dalam pengembangan prodi PLS.
  2. Menghasilkan lulusan sarjana kependidikan yang ahli dan profesional dalam bidangnya, taqwa, mandiri, cendekia,dan berwawasan kebangsaan.
  3. Menghasilkan penelitian yang berkualitas, bermanfaat bagi pengembangan praktik dan/atau ilmu; dipublikasikan dan terdiseminasikan secara nasional dan internasional.
  4. Melaksanakan pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,keahlian yang dikuasai, sehingga menghasilkan dampak nyata berkelanjutan
  5. Menghidupkan budaya kampus dengan berbagai program yang mengkondisikan mahasiswa berprestasi dan berwawasan kebangsaan.

Senin, 24 Februari 2014



 ANJING DAPAT MENJADI PELIHARAAN

Banyak sekali hewan yang dapat dijadikan peliharaan kita, misalnya kucing, anjing, macan dan masih banyak lagi. Anjing merupakan binatang buas yang sebenarnya dapat kita jadikan peliharaan di keluarga kita, namun bagi yang belum berpengalaman mengenai anjing sebaiknya jangan sekali-kali mencoba memeliharanya. 

Anjing adalah termasuk keluarga canidae atau masih bersaudara dengan serigala, dan beberapa jenis yang lainnya dan juga pemakan daging atau disebut juga Karnivora. Dapat diyakini bahwa anjing mempunyai sifat dari keturunan serigala yang sangat memperhatikan keluarganya, hanya saja untuk penciuman dan mencari daging di tumpukan batu kalah cepat dengan serigala
 
Kalau kita telusuri ternyata anjing yang sekarang merupakan perkawinan silang dari beberapa anjing sebelumnya. Beberapa anjing liar yang dikenal di bumi ini seperti, Ajak,anjing hutan,rubah racoon, serigala dingo dan sebagainya yang ditemukan berdasarkan lokasinya.

Ada beberapa kelompok anjing diantaranya:
  1. Anjing untuk perang 
  2. Anjing penolong yaitu anjing ini biasanya terlatih untuk menemukan orang yang mempunyai kesulitan dalam suatu kecelakaan .Dengan melatih hal hal yang dapat membantu regu penolong membuat penderita cepat ditanggulangi.
  3. Anjing hias yaitu dengan modal dari bentuk dan pengaturan bulu bulu dan merawat anjing itu ,biasanya ada kontes anjing hias .
  4. Anjing untuk balapan yaitu anjing yang memang dari bentuk tubuh dan kekuatannya sangat baik untuk balapan.
  5. Anjing pelacak merupakan  anjing terlatih untuk menemukan benda benda ataupun jejak seseorang dalam masalah kriminal maupun barang barang terlarang seperti obat obatan atau narkotika. 
 sumber:http://www.julianto.com/artikel/hewan/anjing/anjing.html

Diyah Lestari: PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

Diyah Lestari: PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH: PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH             Pendidikan luar sekolah itu apa sih.....??? Kebanyakan orang awam tidak mengenal is...

Diyah Lestari: PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

Diyah Lestari: PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH: PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH             Pendidikan luar sekolah itu apa sih.....??? Kebanyakan orang awam tidak mengenal is...

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH



PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

            Pendidikan luar sekolah itu apa sih.....???

Kebanyakan orang awam tidak mengenal istilah Pendidikan luar sekolah. Mereka cenderung berpresepsi bahwa pendidikan luar sekolah itu ialah suatu jurusan yang nantinya akan berkecimpung di sekolah-sekolah luar biasa, padahal bidang itu telah ada ahlinya sendiri yaitu pendidikan luar biasa. Namun hal semacam ini sering dianggap sama.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Pendidikan luar sekolah adalah segenap bentuk pelatihan yang diberikan secara terorganisasi diluar pendidikan formal misalnya keterampilan menjahit, sedangkan menurut Axin Pendidikan luar sekolah adalah kegiatan yang ditandai dengan kesengajaan dari kedua belah pihak, yaitu pendidik yang sengaja membelajarkan peserta didik dan peserta didik yang sengaja untuk belajar.


Kemajuan bidang pendidikan luar sekolah di Indonesia ditandai dengan tercantumnya satuan dan program pendidikan luar sekolah di dalam Sisdiknas No.20 Tahun 2003. Di pasal 26 ayat 4 undang-undang tersebut disebutkan bahwa satuan pendidikan nonformal antara lain terdiri dari: Kursus, Kelompok Belajar (Kejar), Kelompok Bermain (Play Group), Taman Penitipan Anak(TPA), Majelis Taklim, Pondok Pesantren, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat(PKBM). Selanjutnya pada pasal 26 ayat 3 dicantumkan pula bahwa program-program pendidikan nonformal antara lain: keaksaraan, kesetaraan, kecakapan hidup life skills, taman bacaan masyarakat, pendidikan kepemudaan, pemberdayaan perempuan, dan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Senin, 17 Februari 2014

Pendidikan

Pendidikan ialah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan  atau latihan bagi peranan masa yang akan datang (UU RI No.2 Tahun 1989 bab 1, pasal 1, butir 1) konsep ini benar-benar begitu jelas. Dapat kita simpulkan bahwa pada hakikatnya pendidikan itu begitu penting bagi manusia tersebut guna untuk menciptakan suatu bangsa yang kompetitif dan maju. Pendidikan merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk memajukan bangsa ini, dengan pendidikan maka akan tercipta generasi-generasi bangsa yang cerdas sehingga dapat memajukan bangsanya. Moral budi pekerti juga tidak luput diajarkan oleh para pendidik terhadap peserta didiknya, sebab manusia yang cerdas tanpa dibarengi dengan moral maka ia justru akan merusak bangsanya sendiri.

Sebenarnya pendidikan telah kita dapatkan sejak kita lahir tepatnya dilingkungan keluarga, selain itu dilingkungan bermain juga terjadi pendidikan yaitu kita dapat mengerti cara bersosialisasi yang baik dengan orang lain. Pendidikan itu dapat kita peroleh tidak hanya di bangku sekolah saja melainkan dimana saja sebab dimana ada manusia disana pasti ada pendidikan.